Monitoring dan Evaluasi BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Tahun 2020 di desa Wanasari

Dalam rangka program pengembangan BUMDes tim dari kecamatan Wanasari dengan beranggotakan Dedi Setiwandi,S.IP selaku kasi PMD, Akhmad Yunus,S.Pd.I dan Munasik,S.Pd.I selaku Pendamping Desa melaksanakan monitoring, evaluasi dan pendampingan BUMDes di desa Wanasari pada hari Jum’at tanggal 13 Maret 2020. Dalam kegiatan ini hadir juga Kepala Desa, Sekretaris Desa, Pengurus dan pengelola BUMdes Wanasari.

Eko Alri Surono,SP selaku Kepala Desa Wanasari sekaligus penanggungjawab menyampaikan BUMDes Wanasari mendapatkan dana penyertaan modal dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi dan Dana Desa yang jumlahnya senilai 140 Juta. Dana penyertaan modal tersebut yang diinvestasikan dalam BUMDes untuk meningkatkan pendapatan desa atau pelayanan kepada masyarakat. Sahirin,A.Md selaku ketua pengurus BUMdes Wanasari menyampaikan unit usaha yang sudah berjalan Unit Pelayanan Jasa diantaranya BRI Link, sewa mesin molen dan service komputer. Ada juga Unit Perdagangan melalui toko ATK dan photocopy bertempat di Jalan Ronggo Warsito RT.007 RW.002 desa Wanasari.

Tim monev menyampaikan untuk selanjutnya diharapkan Penyertaan Modal pada BUMDes melalui proses analisis kelayakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan supaya lebih berkembang dan tertib administrasinya. Proses analisis kelayakan dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut :

  1. Pengelola operasional BUMDes membuat proposal permohonan penyertaan modal kepada Pemerintah Desa;
  2. Pemerintah Desa mempelajari dan memverifikasi proposal pengajuan penyertaan modal dari pengelola BUMDes yang selanjutnya dibahas dalam Forum Musyawarah Desa;
  3. Manajer atau Pengelola BUMDesa melakukan paparan di depan Musyawarah Desa terkait dengan usulan penyertaan modal BUMDes;
  4. Setelah mendapat persetujuan dari forum Musyawarah Desa selanjutnya dibuatkan Berita Acara Musyawarah Desa tentang penyertaan Modal BUMDes;
  5. Penyertaan modal BUMDesa dimasukan dalam pembiayaan APB Desa.

Penyertaan modal pada BUMDes dapat terdiri atas :

  1. hibah dari pihak swasta, lembaga sosial ekonomi kemasyarakatan dan/atau lembaga donor yang disalurkan melalui mekanisme APB Desa;
  2. bantuan Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten yang disalurkan melalui mekanisme APB Desa;
  3. kerjasama usaha dari pihak swasta, lembaga sosial ekonomi kemasyarakatan dan/atau lembaga donor yang dipastikan sebagai kekayaan kolektif Desa dan disalurkan melalui mekanisme APB Desa;
  4. aset Desa yang dikelola oleh BUMDes berdasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan tentang Pengelolaan Aset Desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

<-- wqqd9333 --> <-- 4539333 -->